Sabtu, 05 Maret 2011

UNTUKNYA,,, YANG PERNAH BEGITU KUHARAPKAN

Aku...
Selalu kagum padanya.
Dia yang begitu sederhana,dia yang begitu istimewa.
Aku ingat kali pertama ku melihatnya,lebih tepatnya MENEMUKANNYA.
Ya..itu hanya cerita lama masa putih abu2ku.
Tapi sungguh,tak semudah itu ku melupakannya.
Dia selalu datang sekolah terlambat, haha.. hal yang jarang kulakukan yang akhirnya kutempuh hanya untuknya.
Aku, begitu suka gaya cueknya,wajah polosnya yang seolah tak berdosa.
Dan hari2ku selanjutnya ku habiskan untuknya.

Dia mungkin tak pernah tahu,bahwa pandanganku tak pernah beralih dari setiap langkahnya.
Dia juga tak akan tahu, setiap waktu yang kuhabiskn HANYA untuk mencari tahu siapakah dia.
Haha,,aku pun heran,apa yang membuatku mampu melakukan hal2 konyol hanya untuknya.

Aku mengaguminya bukan karena dia tampan, ganteng, atau lain sebagainya.
Aku juga tak kagum dengan kekayaannya.
Masih banyak berjuta2 cowok yang lebih cakep, kaya, gaul dan tajir dari dia.
Okey, walau tak ku ingkari kalau dia manis, dan aku terpesona. ^^
Tapi, satu hal yang lebih pasti. Aku mengaguminya KARENA CARANYA MENCINTAI TUHANNYA.

Ah,aku sangat suka melihatnya berdoa dengan khusyuk setiap habis solatnya.
Aku selalu takjub melihat kemilau wajahnya yang terbasahi air wudhu.
Ya, dia adalah hidayah yang Allah tunjukkan padaku.
Hingga ku akhirnya selalu mengikutinya sholat, hingga aku merasa malu jika aku tak sebaik dia.
Tak secinta kepada Allah seperti dia mencintai Allah.

Aku memang tak pernah berani untuk sekedar menyapanya, apalagi untuk mengatakan bahwa aku teramat kagum padanya.
Siapalah aku, cowok sebaik dia mungkin tak layak mendapatkan aku.
Pasti telah ada bidadari yang di inginkannya, yang jauh lebih baik dari aku.
Dan dia telah lama berlalu, tanpa tahu siapa aku.

Kini, lebih dari dua tahun telah kujalani,tanpa kehadirannya.
Aku heran, mengapa begitu susah mencari cowok seperti dia ya?
Mungkin karena dia berbeda dengan banyak cowok yang kukenal selama ini.
Dia memang istimewa, entah apa yang Allah berikan padanya hingga aku begitu mendambakannya.
Tentu saja, aku tak munafik bahwa tak jarang kubayangkan memiliki imam seperti dirinya.
Tapi sudahlah, aku tak ingin terjebak di angan2.
Allah tak kan suka itu.
Aku hanya ingin realistis.
Biarlah urusan aku berjodoh atau tidak dengannya menjadi rahasia Allah.
Aku hanya ingin dia tahu bahwa pernah ada seorang aku yang begitu mengaguminya.
Dan bahwa dia pernah membuat hariku berwarna karena kehadiranny a.
Tentu saja, terima kasihku untuk membuatku dekat pada Penciptaku.

Allah, dimanapun dia berada sekarang, jagalah dia agar selalu ada di jalan lurusmu.
Jika memang aku bukan yang terbaik untuknya, beri dia seorang yang sempurna.
Jaga dia agar selalu menyala iman di hatinya, terjaga sinar di matanya.

Kalaupun karena keegoisan waktu, atau karena jalan takdir yang Kau beri padanya.
Hingga dia tersesat jauh darimu,maka kembalikan dia di jalanmu.
Kalaupun dia sekarang adalah preman, gengster, pencandu, atau seburuk apapun dia, aku tak peduli.
Aku tak perlu tahu dan aku tak mau tahu.
Yang cukup aku tahu adalah:
DIA, SI PENGUNJUNG MUSHOLA, YANG BERJALAN TERTUNDUK, DAN SELALU MENJAGA PANDANGANNYA.

Aku merindukannya,
Sangat . . .

Tidak ada komentar:

Posting Komentar