Welcome to this roulette world!!
Selamat datang di dunia yang jungkir balik ini.
Selamat datang...
Ini adalah suatu dunia tempat aku tinggal. Tempat aku menghabiskan tiap
hela napasku dari sekian juta detik yang Tuhan titipkan padaku,
Kau tahu? Dunia ini adalah dunia yang menakutkan.
Dunia yang rakus! Dunia yang fluktuatif.
15 tahun yang lalu, yang kutahu tentang dunia ini adalah sebuah dunia yang
teramat menyenangkan.
Sebuah tempat bermain yang amat luas.
Penuh dengan hal-hal baru yang tak ada habisnya
Aku tak pernah akan lupa tentang birunya langit, harumnya rerumputan,
lembutnya tanah yang kuinjak dengan kaki bertelanjang, dinginnya air yang
membasahi kedua tangan kecilku, kepak halus kupu-kupu dan capung yang tiada
henti beterbangan di atas kepalaku, sinar matahari yang menatapku dengan
lembut, teduh pepohonan yang memayungi langkahku, manis madu yang kusesap dari
sejumput bunga merah, nyanyian merdu angin yang mengiringi gelak tawaku, dan
pandang haru rembulan serta bintang yang menerangi gelapku.
Hidup bagiku saat itu hanya tentang tawa,
Dan dunia tak lebih dari permen warna-warni, yang jika habis hanya tinggal
kupinta dengan rengekan saja.
Tujuh tahun kemudian dunia menjadi padang sabana bagiku.
Menjadi lahan pengembaraan yang sangat menantang.
Dunia menghentak-hentakkan segenap diriku dengan irama misteriusnya.
Melontarkan dan memaksaku memacu sekian juta adrenalin yang tak pernah
kutahu sebelumnya.
Dari sana kutahu bahwa dunia ini jauh lebih luas dari yang kutahu.
Penuh kejutan, penuh sensasi-sensasi menyenangkan yang menggelitik
tiap-tiap ujung neutronku.
Dan aku mulai belajar tentang banyak hal: tentang cinta, tentang
persahabatan, tentang sakit, tentang air mata, tentang ketulusan, tentang
pengorbanan, tentang kehampaan, tentang bahagia, tentang kecewa, tentang
kesalahan, tentang kesempatan, tentang pengorbanan, tentang membenci, dan
tentang memaafkan.
Ini adalah dunia putih biru.
Dimana aku tahu bahwa dunia itu kadang juga berwujud roda, kadang di atas,
kadang di bawah.
Lima tahun yang lalu, bagiku dunia masih seperti itu.
Saat dunia yang kutahu hanya sebatas putih dan abu-abu.
Kala itu aku masih berada di sebuah kastil impian.
Penuh dengan fantasi, mimpi-mimpi, syair-syair hidup yang indah, zona aman
yang seperti tak akan kutinggalkan.
Karena kenyamanannya itu bahkan hidup kadang terasa membosankan.
Aku masih ingat betapa dulu ingin segera kutinggalkan dunia abu-abu itu.
Aku teramat penasaran dengan sebuah dunia yang terkunci di balik sebuah
pintu saat itu.
Dunia yang saat itu hanya kudengar hiruk pikuknya saja, yang hanya dapat
kuintip benderang cahayanya, yang hanya kudengar beritanya dari mulut ke mulut
saja, dan aku hanya bisa bertanya-tanya “ada apa di balik sana?”
Dan sekarang di sinilah aku berada, di balik pinntu itu yang kini telah
terbuka.
Di satu dunia yang tidak mudah.
Di dunia yang kadang demikian kejam.
Dunia yang tak mengenal abu-abu.
Disini hanya ada “hitam”, yang jelas lebih pekat.
Terkadang dunia ini begitu menakutkan bagiku.
Sekarang tak ada lagi dongeng, sedikit sekali mimpi.
Yang ada hanya realita.
Hidup sekarang bagiku bagaikan permainan roulette,
Kita tak kan pernah tahu kapan kita akan jatuh.
Kapan kita akan “berakhir”.
Yang bisa kita lakukan kini memang hanya bisa berusaha, Kawan.
Mengusahakan yang terbaik yang kita bisa.
Setidaknya bila akhir dari roulette itu tiba, kita bisa mengakhirinya
dengan senyum lega.
Bukan dengan tangis nestapa.
Semoga...

Tidak ada komentar:
Posting Komentar